Blog yang berisi dengan Curhatan yang diselingi dengan Dakwah. Karena Penulis Blog ini merupakan orang yang memiliki latar belakang seorang Da'i

  • This is default featured slide 1 title

    Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

  • This is default featured slide 2 title

    Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

  • This is default featured slide 3 title

    Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

  • This is default featured slide 4 title

    Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

  • This is default featured slide 5 title

    Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

Sabtu, 30 September 2017

S A B T U


S A B T U
(Saat Aku Butuh Tempat Untuk Merenung)

Setelah menjalani banyak sekali aktifitas selama berhari-hari

terkadang kita lupa siapa sebenarnya kita. Ketika banyak sekali

masalah merundung yang tak ada habis-habisnya terkadang kita lupa

hal pertama yang harus ktita lakukan. Begitupula ketika kita sedang

diuji dengan kenikmatan, Kita seringkali lupa untuk merenung.


Merenung terkadang menjadi sangat penting. Untuk mengingat kembali

siapa diri kita sebenarnya, Untuk apa kita ada di  dunia ini, Siapa

sajakah yang paling berhak mendapatkan manfaat dari adanya kita.

Pantaskah kita dikatakan hidup jika tidak ada manfaat sama sekali

bagi kehidupan sekeliling kita.


Tatkala datang suatu masalah kedalam kehidupan kita, dan dikala

kita sedang fokus menyelesaikanya datanglah lagi masalah yang lain

menyusul, bahkan hingga berlapis-lapis. Ada yang hanya sebentar

kelar tetapi tak jarang juga yang betah bertahan mendampingi kita.

Merenunglah.


Begitupula ketika kita hidup kita sedang dipenuhi dengan

kesenangan, dengan kebahagiaan bersama kawan, keluarga, dan lain

sebagainya. Ini yang paling seringkali membuat kita lalai. lalai

dengan tuhan kita, lalai dengan pencipta kita.


Maka sesekali merenunglah, walaupun itu hanya untuk sekedar

mengingat perbuatan kita, apakah kita sudah baik? apakah amalan

sholih yang kita kerjakan sudah lebih banyak dengan dosa yang kita

lakukan? sudahkah kita bermanfaat bagi sekitar kita? sudahkah kita

bersyukur atas nikmat-nikmat-Nya? dan mengapa masalah yang kita

hadapi tak kunjung reda?.


Sungguh dengan merenung kita bisa menemukan kesalahan-kesalahan

yang pada dasarnya seringkali kita tidak sadari. Denganya kita bisa

mengoreksi diri kita sehingga kita tidak hanya menghakimi orang

lain. Percayalah dengan merenung kita juga bisa menjadi orang yang

pandai bersyukur. 
Share:

Kamis, 28 September 2017

K A M I S


K A M I S
(Ketika Akhwat Mulai Iseng Sms)

Hape tiba-tiba bergetar dan pas diangkat ternyata ada SMS. Sms dari orang yang tidak disangka-sangka, Akhwat Sholihah. Akhwat sholihah mengirim pesan singkat ke seorang ikhwan? Kalo hanya sekali duakali ketika ada keperluan tidaklah mengapa. Seperti butuh bantuan karena tugas kampus, bertanya info, atau lain sebagainya. Asal jangan dijadikan keperluan untuk melepas rindu.

Yah itulah yang seringkali terjadi. Mengirim pesan hanya untuk menanyakan sesuatu yang pada dasarnya ga penting, "Apa kabar? gimana skripsinya, sudah selesai? yang semangat yaa.". Lah ini kan pada dasarnya emang ga penting, malah bikin baper. Untung kalau cowoknya mengerti, lha kalau enggak, digombalin habis nih cewek.

Begitu juga dengan Cowo, Jangan asal mengakrabi cewek. Cewek itu sensitif, kita senyum sedikit dia menganggapnya lain, kita kirim sms dia anggap kita mulai perhatian. Lama kelamaan bisa nyantol nih hati si cewek. Dan akhirnya sakit hati pas tahu ternyata hanya dianggap sebagai teman.

Dan untuk para perempuan sekedar saya ingatkan sekarang itu banyak Playboy alim. Hati-hati dengan yang satu ini. Dia kirim sms malam-malam.
"Assalamualaikum, maaf hanya sekedar mengingatkan, sudah sholat tahajjud belum?, jangan lupa sholat ya walaupun hanya 2 rakaat. Pesan ini ga usah dibalas gapapa, yang penting kita sudah melaksanakan dan biarkan hanya kita dengan Allah saja yang tahu."
HATI-HATI inilah salah satu cowo modus. Pesan seperti ini tidak usah ditanggepin. Ini tipe modus yang membawa-bawa agama, disana dia yang mengirim pesan ini lagi ngorok juga, bangun paling-paling nonton bola.

Oke, maaf hanya sekedar mengingatkan ya teman-teman, hal-hal seperti inilah yang seringkali mengganggu konsentrasi kita dalam berhijrah. Intinya sekarang kita fokus membenahi diri saja, Insyaallah jika jiwa kita baik, kelak akan dipertemukan pula dengan yang baik.

Dan bagaimana jika kita sudah terlanjur masuk kedalam hal ini sehingga sulit hati untuk meninggalkan?, ada rasa sakit, ada rasa rindu, takut tidak ada lagi yang seperti dia. Hahaha.. Tinggalkan saja. S.A.H(Sudahi Atau halalkan) pilihlah salah satu jalan tersebut. keduanya memang susah tapi niatkan saja karena Allah, maka Dia pasti akan bantu.
Share:

Rabu, 27 September 2017

R A B U


R A B U
(Ridho Ayah Bunda Untukku)

Oke teman-teman, membicarakan masalah ridho biasanya sangat akrab sekali dengan kata orang tua. Apakah itu ridho? Ridho berasal dari bahasa arab yang berarti menerima sesuatu hal dengan lapang dada tanpa ada rasa kecewa atau paksaan. Sedangkan menurut istilah adalah menerima sesuatu dengan lapang dada, menghadapinya dengan tabah. Dan perkara Ridho ini berkaitan dengan maslah keimanan.

Dan ridho kedua orang tua sangatlah berpengaruh dengan jalan hidup kita. Mengapa tidak? karena Ridho Allah terletak pada ridho kedua orang tua. Seberapapun keras kita berusaha untuk menggapai sesuatu tetaplah berkahnya pada ridho orang tua.

Banyak sekali kisah-kisah kesuksesan yang tak luput dari yang namanya ridho orang tua, terselesaikanya sebuah masalah yang besar karenanya, dan bahkan ada juga orang-orang yang tergelincir karirnya, kehidupanya dikarenakan mengabaikan hal ini.

Berbuat baik kepada orang tua dan selalu mencari ridho darinya dengan memberikan penghargaan, penghormatan dalam batas-batas yang masih diperbolehkan belumlah sepadan dengan pengorbanan jiwa raga orang tua kita semenjak kita masih dalam kandungan. Sangking besarnya pengorbanan mereka bahkan kita mengucapkan kata "Ah"pun dilarang.

Tapi sangat miris sekali jika kita melihat kehidupan anak zaman sekarang. Orang tua dijadikan pembantu, dibentak, bahkan tak sedikit pula yang bermain fisik. Memang benar sekarang mendekati akhir zaman dan terbuktilah hadits rasulullah SAW. bahwa pada saat menjelang akhir zaman akan ada seorang budak yang melahirkan pembantunya. Tak lain dan tak bukan itulah anak yang selalu memerintah ibunya, memperbudak ibunya. Naudzubillah min dzalik.

Marilah kita kembali mengingat bahwasanya kita masuk kedalam surga bukan karena amalan yang kita perbuat, melainkan karena ridho Allah SWT. Dan untuk memperoleh ridho Allah adalah dengan ridho kedua orang tua. Jadi hal ini sangat berkesinambungan bagaikan kunci-kunci yang dikumpulkan untuk mendapatkan kunci yang lainnya untuk membuka sesuatu harta karun yang sangat luar biasa.

Ridho ini juga penting untuk kita selagi masih menjalani kehidupan didunia ini. Saat kita ingin memilih sesuatu, menjalani sesuatu, membangun usaha dan yang lain sebagainya. Percayalah dengan kehendak Allah kita bisa melihat perbedaanya.

Yang menjadikan sukses itu barangkali bukan kita, kita hanya 30% barangkali doa-doa ayah ibu kitalah yang ke langit, itulah yang diambil oleh Allah, kita hanya bisa ikhtiar. Maka tidak pantas kita melupakan mereka setelah kita matang. Tidak pernah menengok, menelpon, memberi kabar kepada mereka. itu adalah dosa. Sekarang giliran kitalah sebagai anak-anaknya yang merawat mereka.

Nah begitu teman-teman, jangan remehkan hal ini. Orang tua adalah insan yang harus kita muliakan setelah Allah dan Rasulnya. Semoga tulisan ini bermanfaat untuk saya pribadi dan pembaca pada umumya. Aamiin
Share:

Selasa, 26 September 2017

S E L A S A

S E L A S A
(Saat Engakau Merasa Lelah dengan Sedikit Amalan)

yah, Kita sebagai seorang muslim diwajibkan untuk beribadah. Mulai dari
ibadah hati, lisan, Hingga perbuatan. Dan Hukumnya juga bermacam-macam
mulai dari Sunah, Makruh, hingga haram.

Dibenak orang-orang biasanya terdapat pendapat seperti ini; "Kita mah
orang awam, mau ibadah rasanya malas. sedangkan mereka mah ga ada
kesibukan makanya ibadah lancar. Hidupnya sudah terjamin jd ga perlu
susah-susah nyari uang kaya kita hingga lupa waktu." Nah ini dia yang salah.

"Setiap kita memiliki waktu yang sama dalam sehari, Tinggal bagaimana kita menggunakan kesempatanya. "

Sedangkan untuk rasa malas, Kita semua juga punya. mulai dari orang awam seperti kita hingga para ulama besar. Kata siapa Orang yang berilmu tidak pernah merasakan malas?. Penyakit ini bisa berada di hati setiap manusia, Tinggal bagaimana kita menghilangkanya.

Celakanya jika sifat ini menurunkan kapasitas ibadah kita. Hingga kita merasa cukup dengan ibadah yang sedikit, hanya terbatas pada ibadah fardhu saja. Malas untuk melakukan ibadah yang lain, malas untuk melakukan ibadah-ibadah sunnah.

Apakah kita berpikir ibadah yang sedikit itu sudah pasti diterima?, benarkah sudah kita laksanakan dengan khusyu'?. Ayolah kawan Ibadah yang sedikit itu belum menjamin kita untuk masuk surga. Kita bisa lihat dan bandingkan dengan dosa yang kita lakukan selama satu hari, satu jam, satu menit. bisakah menghapus semua itu?

Memang banyak amalan dalam agama ini yang walaupun kecil, ringan, tetapi pahalanya tak terhingga. bahkan ada yang bisa menghapus dosa-dosa kita selama bertahun-tahun. Tetapi masa' kita jadi meremehkan dosa-dosa yang kita lakukan. Bukan begitu sistem kerjanya, Dosa kecil yang kita remehkan akan diitung menjadi dosa besar nantinya. Kita tidak tahu dosa kecil manakah yang dapat menjerumuskan kita ke dalam Neraka.

Oke kawan, Kita lawan rasa malas ini, rasa puas dalam beribadah ini, Anggaplah ibadah kita yang sedikit ini sebagai rasa sykur kita, sebagai permohonan ampunan atas dosa-dosa kita. Jangan mudah puas dengan ibadah yang sedikit ini. HIngga pada saatnya kita bisa merasakan rasa manisnya dalam beribadah.

Semoga Kita senantiasa diberi oleh Allah semangat dan kesabaran dalam ketaatan kepadanya, dan bisa Istiqomah. Demikan dari saya semoga bermanfaat.
Share:

Senin, 25 September 2017

S E N I N


S E N I N
(Sempatkah ENgakau Ingat Nikah?)


Entah karena zaman sekarang atau memang dulu juga begini. Dimanapun saya

temui temen-temenku pasti obrolanya menyangkut masalah pernikahan. Entah

itu nonton bola, Jalan-jalan, Makan siang, via telpon, dan banyak lainya.

Membuatku berpikir, Apakah Aku ga bakal dapat Cewe klo aku ga mikirin

dari sekarang ya.


Yah tapi kita sama-sama tahu, jodoh kita sudah disiapkan oleh-Nya.

Walaupun lambat Insyaallah dengan orang yang tepat.

Yang saya heran dari mereka, Apakah benar dengan pacaran sudah pasti itu

adalah jodoh kita?. Walaupun ada orang yang pacaran hingga ke jenjang

Pernikahan, apakah itu menjamin kita semua bisa seperti itu?. Tidak sama

sekali.


Pacaran. Adalah satu kata yang dijadikan alasan untuk menghalalkan

sesuatu yang Haram. Hanya berbekal satu kata ini, sebagian perempuan

diremehkan. Berduaan, Berpegangan tangan, Berciuman, dan tak sedikit lagi

yang lebih dari itu. Apakah mereka ga sadar bahwa kita akan mendapatkan

jodoh sama bagaimana dengan perbuatan kita.


Yang baik mendapatkan yang baik dan yang buruk mendapatkan yang buruk.

Kata ini mungkin bagi mereka hanya salah satu dari kumpulan meme. Yang

hanya dibaca, terSenyum, dan kemudian dilupakan.


Tidak dipungkiri lagi bahwa kita semua akan menikah(berkeluarga). Tapi

hal itu belum saatnya dipikirkan ketika kita hanya masih seorang remaja.

Yang kadang makanpun masih ikut sama orang tua. Jangankan menafkahi anak

istri, untuk kebutuhan sehari-hari saja tak luput dari bantuan orang tua.

Yang pantasnya dipikirkan adalah bagaimana kita bisa mandiri dari segi

financial untuk kebutuhan kita, membantu meringankan kebutuhan orang tua,

Membantu biaya adik-adik kita untuk bersekolah. Naah, baru kita kumpulkan

modal dikit demi sedikit untuk menikah.


Menikahkan seorang anak memang kewajiban orangtua. Tapi tidakkah kita

berpikir bahwa sudah cukup kita menyusahkan mereka?

-----------------------------------------------
Share:

Sabtu, 23 September 2017

S A B T U


S A B T U
(Saatnya Aku Banting Tulang Untukmu)

Mungkin kita belum bisa bersama
Bahkan belum ada nama kita di KUA
kita hanya bisa saling mencanda
dan mengharap lewat do'a

Walaupun begitu..
Namaku selalu ada dihatimu
menyertai doa dan tangisan sepertiga malammu
memecah heningnya kelambu tidurmu

Hanya Allah yang tahu
kita akan dipisahkan atau menyatu
kita hanya bisa berharap lewat semoga
agar dikabulkan oleh-Nya

jujur aku tidak ingin melupakanmu
meskipun tlah ada orang meminangmu
karena diantara banyak warna dalam hidupku
kau lah salah satu

....
Share:

Kamis, 21 September 2017

KESELL...


Kesell..

Itulah satu kata yang cocok untukku hari ini, Bagaimana enggak? Hari ini aku

mengikuti pertandingan tenis meja yang dilaksanakan di Perumahan tempatku

tinggal, dan alhasil saya kalah hahaha..

Wajar saja lah saya kalah, lha wong lawannya sudah Pro semua. Sedangkan saya

udah hampir setahun ga main gituan. Tapi asyik sih, Akrab dengan seluruh

warga.

hal yang mengesalkan yang kedua. Dari pagi saya sudah dipamerin tulisan

temen-temen ODOP yang dishare di grup. Dan otomatis saya juga pingin menulis

lah. Tapi... Ini Laptop kenapa dari kemaren ngambek mulu. Dinyalain bentar-

bentar mati. Baru ngetik Satu paragraph udah mati, mana tyulisan belum

keSave lagi. hadeuh..

Yaudah apa dayaku kalau dia lagi merajuk kaya gini. Memang harus didiamkan

terlebih dahulu. Walaupun ga sampe pisah ranjang :D.

Yaa begitulah kira-kira yang dapat saya share. Niatnya mau bikin puisi cinta

tadinya mah. Ee puisi galau maksudnya, pas lagi galau soalnya hehe..

Oke temen-temen terimakasih sudah menyempatkan waktu untuk membaca tulisan

yang kurang bermanfaat ini. Salam ODOP
Share:

Categories

About Me

About Me
Seorang Pemuda yang ingin bermanfaat untuk banyak orang. Mengisi blog dengan kicauan curhat yang sedikit diselipi dengan dakwah. . , click here →

Find Me On: