JAWA, adalah salah satu nama Suku yang yang ada di Indonesia, dan termasuk suku terbesar di negeri ini(Indonesia). dan catatan takdir berkehendak untuk lahir dari suku ini seorang anak laki-laki dari keluarga biasa yang tinggal di daerah Pegunungan. Sebagai anak pertamanya. Kelahirannya bertepatan dengan masa-masa persengketaan tanah di kampungnya.
Persengketaan Tanah antara dua kampung yang berseberangan. Persengketaan yang membuat hati masyarakat dari kedua kampung tersebut berdebar dan was-was. Kedua belah pihak terus bersikeras untuk merebut tanah tersebut. Semua cara dilakukan. Tidak memperdulikan pihak lain, dari mulai penyerangan para petani yang mulai menggarap lahan, hingga pemblokiran jalan untuk para desa seberang.
Disetiap perbatasan desa didirikan pos-pos jaga untuk menghalangi masuknya masyarakat seberang ke desa tersebut. Dijaga oleh para penjaga yang bersenjatakan Golok dan parang. dan bahkan ada pula yg membawa senjata api. ada sekitar 7 pos dalam perbatasan yang melingkar, mengelilingi desa dan beberapa ratus hektar tanah yang telah dikuasai.
Sebagai anak laki-laki, Dia dari semenjak berusia sepuluh tahun sudah sudah terbiasa menemani sang ayah menjalani giliran sebagai penjaga di salah satu pos. Dia begitu semangat karena sang kakek yang sudah berusia lanjutpun masih terus memberi dia motivasi...... lanjut ke Bag. 2
Persengketaan Tanah antara dua kampung yang berseberangan. Persengketaan yang membuat hati masyarakat dari kedua kampung tersebut berdebar dan was-was. Kedua belah pihak terus bersikeras untuk merebut tanah tersebut. Semua cara dilakukan. Tidak memperdulikan pihak lain, dari mulai penyerangan para petani yang mulai menggarap lahan, hingga pemblokiran jalan untuk para desa seberang.
Disetiap perbatasan desa didirikan pos-pos jaga untuk menghalangi masuknya masyarakat seberang ke desa tersebut. Dijaga oleh para penjaga yang bersenjatakan Golok dan parang. dan bahkan ada pula yg membawa senjata api. ada sekitar 7 pos dalam perbatasan yang melingkar, mengelilingi desa dan beberapa ratus hektar tanah yang telah dikuasai.
Sebagai anak laki-laki, Dia dari semenjak berusia sepuluh tahun sudah sudah terbiasa menemani sang ayah menjalani giliran sebagai penjaga di salah satu pos. Dia begitu semangat karena sang kakek yang sudah berusia lanjutpun masih terus memberi dia motivasi...... lanjut ke Bag. 2
0 komentar:
Posting Komentar