Blog yang berisi dengan Curhatan yang diselingi dengan Dakwah. Karena Penulis Blog ini merupakan orang yang memiliki latar belakang seorang Da'i

Minggu, 03 September 2017

WARISAN YANG TERLUPAKAN


Ketinggian iman seseorang tidak dapat diukur secara pasti tetapi kemuliaan akhlaq merupakan cerminannya.

Semakin sempurna akhlaq seseorang semakin tinggi pula keimanannya dan sebaliknya semakin rendah akhlaqnya, semakin rendah pula keimanannya.


Nabi adalah sosok teladan yang menampilkan citra manusia berakhlaq mulia dan keimanan yang sempurna, bahkan beliau senantiasa memotivasi umat Islam supaya menghiasi diri dengan akhlaq yang mulia. Sebagaimana sabda Nabi صلى الله عليه وسلم :

أَكْمَلَ الْمُؤْمِنِيْنَ إِيْمَانًا أَحَاسِنُهُمْ أَخْلاَقًا المُوَطّئُونَ أَكْنَانًا الَّذِيْنَ يَأْلَفُوْنَ وَيُؤْلَفُوْنَ وَلاَ خَيْرَ فِيْمَنْ لاَ يَأْلَفُ وَلاَ يُؤْلَفُ.

“ Kaum mukminin yang paling sempurna imannya adalah yang paling baik akhlaqnya paling lapang dadanya, paling mudah bersahabat dan disahabati, tidak ada kebaikan pada yang tidak bersahabat dan tidak disahabati” (HR.Thabrani)

Mendakwahkan akhlaq mulia merupakan misi diutusnya beliau ke tengah manusia. Karena itu, akhlaq mulia termasuk warisan beliau bagi kita semua.

Ingatlah, siapa yang baik akhlaqnya maka hidupnya akan baik, keselamatan selalu bersamanya, serta manusia pasti mencintainya dan siapa yang buruk akhlaqnya maka kehidupannya akan ternoda, kebencian akan menyertai dan orang-orang akan menjauhinya._

Ya Allah..
Hanya kepada Mu kami memohon ampunan dan pertolongan, anugerahkan kepada kami akhlaq yang mulia dan jauhkanlah kami dari akhlaq yang tercela, آمِينَ..

Disadur dari kitab: Aktualisasi Akhlaq Muslim.
Share:

0 komentar:

Posting Komentar

Categories

About Me

About Me
Seorang Pemuda yang ingin bermanfaat untuk banyak orang. Mengisi blog dengan kicauan curhat yang sedikit diselipi dengan dakwah. . , click here →

Find Me On: