Anak adalah anugrah terindah yang dimiliki oleh orang tua bak intan permata yang di damba yang mana kewajiban kita - wahai orang tua- adalah merawat dan menjaga mereka baik dari kejelekan dunia atau pun api neraka yang menyala-nyala yang bahan bakarnya adalah jin dan manusia .
Bimbinglah mereka di waktu besar sebagaimana penting bagi kita untuk membimbing mereka di waktu kecil.
Karena di saat itulah mereka lebih membutuhkan kasih sayang, pengarahan dan nasihat-nasihat dari orang terdekatnya. Karena di saat kita memberikan perhatian lebih kepada mereka, hal itu memudahkan kita untuk mengatur mereka sehingga mereka tidak butuh terhadap perhatian dari orang lain bahkan non mahrom.
Betapa kita lihat anak sekolah berpacaran di sebabkan kesalahan mendidik, kurang kasih sayang, dan salah pergaulan. Padahal seusia mereka membutuhkan lebih banyak perhatian.
Lihatlah para salaf terdahulu, teladan kita Nabi Ibrahim عليه السلام yang masih memberikan pengarahan terhadap putranya Ismail عليه السلام di saat ia berumah tangga. Ingatkah cerita Ibrahim عليه السلام yang mengunjungi anaknya tapi pada saat itu sedang pergi dan hanya menemui menantunya dan beliau pun bertanya tentang keadaan rumah tangga mereka. Sang menantu kurang bersyukur dengan nikmat Allah dan mengeluh. Maka Ibrahim عليه السلام pun memerintahkan untuk menceraikannya.
Betapa perhatian ibrahim عليه السلام kepada keluarga Ismail عليه السلام. Karna beliau ingin yang terbaik untuk anaknya tak ingin menantunya menjerumuskan anaknya ke dalam api neraka.
Lalu bagaimana dengan kita?
RENUNGKANLAH!!!

0 komentar:
Posting Komentar