S A B T U
(Saat Aku Butuh Tempat Untuk Merenung)
Setelah menjalani banyak sekali aktifitas selama berhari-hari
terkadang kita lupa siapa sebenarnya kita. Ketika banyak sekali
masalah merundung yang tak ada habis-habisnya terkadang kita lupa
hal pertama yang harus ktita lakukan. Begitupula ketika kita sedang
diuji dengan kenikmatan, Kita seringkali lupa untuk merenung.
Merenung terkadang menjadi sangat penting. Untuk mengingat kembali
siapa diri kita sebenarnya, Untuk apa kita ada di dunia ini, Siapa
sajakah yang paling berhak mendapatkan manfaat dari adanya kita.
Pantaskah kita dikatakan hidup jika tidak ada manfaat sama sekali
bagi kehidupan sekeliling kita.
Tatkala datang suatu masalah kedalam kehidupan kita, dan dikala
kita sedang fokus menyelesaikanya datanglah lagi masalah yang lain
menyusul, bahkan hingga berlapis-lapis. Ada yang hanya sebentar
kelar tetapi tak jarang juga yang betah bertahan mendampingi kita.
Merenunglah.
Begitupula ketika kita hidup kita sedang dipenuhi dengan
kesenangan, dengan kebahagiaan bersama kawan, keluarga, dan lain
sebagainya. Ini yang paling seringkali membuat kita lalai. lalai
dengan tuhan kita, lalai dengan pencipta kita.
Maka sesekali merenunglah, walaupun itu hanya untuk sekedar
mengingat perbuatan kita, apakah kita sudah baik? apakah amalan
sholih yang kita kerjakan sudah lebih banyak dengan dosa yang kita
lakukan? sudahkah kita bermanfaat bagi sekitar kita? sudahkah kita
bersyukur atas nikmat-nikmat-Nya? dan mengapa masalah yang kita
hadapi tak kunjung reda?.
Sungguh dengan merenung kita bisa menemukan kesalahan-kesalahan
yang pada dasarnya seringkali kita tidak sadari. Denganya kita bisa
mengoreksi diri kita sehingga kita tidak hanya menghakimi orang
lain. Percayalah dengan merenung kita juga bisa menjadi orang yang
pandai bersyukur.



















