Jatuh, adakah jatuh yang tidak menyakitkan seperti jatuh cinta? dalam perihal cinta
sering ku berpikir tentang kebahagiaan. Memang ada, tapi jangan lupakan pula
kekecewaan. Dimana ada sebuah kata cinta yang dibangun sebelum ada setatus
kehalalan, kekecewaan sudah pasti membayangi.
Dan penyebab terbesar menetesnya air mata dalam suatu hubungan adalah kekecewaan.
Tangisan wanita yang kulihat itu sangat menyakitkan. Hingga akupun terlarut seakan
mendapati beban sama yang dia rasakan.
"Salahmu membuatku jatuh cinta!" kata yang kau ucapkan padaku dengan iringan air
mata. Ingatanku merekamnya dengan sangat jelas dan memutarnya disetiap hari-hariku,
hingga aku serasa tertimbun olehnya. Dan membuatku tak banyak berbicara seperti
biasanya.
Aku tidak menyalahkanmu karena mencintaiku. Mungkin rasa itu juga tak akan pernah
ada jika aku tidak membuatmu merasa nyaman padaku. Rasa takutku bukan karena
cintamu, melainkan rasa kecewa yang bisa kau dapatkan kapan saja. Mungkin kau tidak akan
kecewa dengan apa yang aku miliki saat ini, tapi kenyataan jika kita tidak
dipersatukan akan menjadi luka yang sangat dalam untuk hatimu.
Kenyamanan itu juga ada di dalam hatiku, menyebabkan rasa rindu yang hanya terobati
dengan bertemu. Aku tidak ingin ada kekecewaan, bantulah aku berdoa agar kita
dipersatukan dan diberikan kekuatan jika takdirnya adalah perpisahan. Sehingga hanya
ada sedikit tangisan yang diperlukan.
Aku mencintaimu tanpa orang lain setuju
Aku mencintaimu dengan seluruh kekuranganmu
Aku mencintaimu meski ada sekat bisu
Aku mencintaimu meski jarang kita bertemu
Tak perlu lagi kau ragu,
Tetap Sabar dan tunggulah aku
Hingga Pada saatnya nanti
Aku akan datang dengan pelukan yang paling hangat untukmu
Menghilangkan rasa rindu yang menggebu
Juga aku yang sama rindunya padamu
Jika pertemuan bukan lagi suatu harapan
Tak akan pernah pudar senyum di wajahmu
Tergambar jelas bahagiamu karenaku
Begitupun aku karenamu

0 komentar:
Posting Komentar