Blog yang berisi dengan Curhatan yang diselingi dengan Dakwah. Karena Penulis Blog ini merupakan orang yang memiliki latar belakang seorang Da'i

  • This is default featured slide 1 title

    Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

  • This is default featured slide 2 title

    Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

  • This is default featured slide 3 title

    Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

  • This is default featured slide 4 title

    Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

  • This is default featured slide 5 title

    Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

Minggu, 22 Oktober 2017

Indahnya saling memaafkan


Betapa mulianya “Memaafkan“, sesungguhnya menaruh dendam terhadap kesalahan seseorang itu hal yang membebankan hati.

memang memaafkan itu tak semudah apa yang kita ucapkan, tapi cobalah berfikir Allah saja maha pengampun, kenapa kita tidak bisa memaafkan.

Allah Subhannahu wa Ta'ala berfirman:
“…dan balasan kejelekan itu adalah kejelekan pula, namun siapa yang memaafkan dan memperbaiki (hubungannya), maka pahala baginya di sisi Allah. Sungguh Allah tidak menyukai orang-orang yang dhalim. “(QS Asy Syura 40)

Firman Allah Subhannahu wa Ta'ala :
“…dan jika kamu maafkan dan kamu santuni serta ampuni (mereka), maka sungguh, Allah Maha Pengampun, Maha Penyayang.” (QS. At Taghaabun, 64:14)

Firman Allah Subhannahu wa Ta'ala juga :
“…dan bergegaslah kepada ampunan dari Tuhanmu dan surga yang luasnya seluas langit dan bumi. Disediakan untuk orang-orang yang bertakwa. Yaitu orang-orang yang menginfakkan hartanya di saat lapang dan susah (sempit) dan orang-orang yang menahan amarahnya serta memaafkan yang berbuat kesalahan kepadanya dan Allah menyukai orang-orang yang berbuat baik.” (QS Ali Imran 133 dan 134)

Rasulullah Shallallahu'Alaihi Wasallam bersabda :
“Allah tidak akan menambah kemaafan seseorang, melainkan dengan kemuliaan, dan tidaklah seseorang merendahkan dirinya karena Allah melainkan Allah akan meninggikan derajatnya.” (Hadits riyawat Bukhari dan Muslim)

Mudah-mudahan renungan ini bisa mengingatkan kita semua.

Share:

TANTANGAN 4

Bicara soal adat budaya, ada yang tak ku mengerti dengan tempatku berasal. Ada yang ku kagumi, ada yang tak ku mengerti, juga banyak yang penuh kontroversi. Memang  begitu, mereka menganggapnya sebagai hal biasa karen telah berlangsung lama dari nenek moyang mereka, di tempat kecil yang dihuni banyak suku.

Ada sebuah adat yang dilaksanakan untuk memperingati kematian. Dihabiskannya harta sang duka hanya untuk berfoya-foya. Menyembelih hewan adat yang harganya hingga puluhan juta per ekor, dan tidak hanya satu tetapi butuh sekitar 5 hingga sepuluh ekor. Jika tak sanggup pun terpaksa harus mencari pinjaman sana-sini. Membuat orang yang tertimpa duka bagaikan kata "Sudah jatuh tertimpa tangga".

Terkadang hingga aku berpikir, mereka sanggup mengeluarkan uang untuk semua hal ini, tapi mengapa aku tidak pernah melihat mereka menyembelih hewan qurban satupun. Mereka masih peritungan dengan agama, tetapi kebablasan untuk adat kebiasaan. Dan kesalnya lagi, acara peringatan tersebut dilaksanakan selama tiga hari berturut-turut namun tidak diisi dengan doa melainkan sedikit yang berkenan saja. Selebihnya diisi dengan kemaksiatan seperti joget bersama hingga pesta arak dan perjudian.

Yang aku suka adalah kerjasama mereka. Apapun suku mereka, apapun agama mereka kerjasama tetaplah yang paling utama. Ketika ada pembangunan sebuah masjid di sebuah dusun atau kelurahan, siapapun itu yang ada dan tinggal di sekitarnya pun akan turut membantu walaupun mereka beragama Nasrani. Begitupula ketika ada pembangunan sebuah gereja, masyarakat muslim pun turut memberikan bantuan yang mereka bisa. Dan dalam perayaan apapun seperti kematian dan pernikahan mereka tetap berdatangan saling membantu.

Disana sebagian wilayah adalah tempat wisata jika berada di Pulau Jawa. Tempat indah nan kaya hasil alamnya. Hasil alam dijual sangat murah, seperti ikan hasil tangkapan nelayan dan sayuran.

Kebanyakan dari mereka masih memegang teguh adat dari suku mereka masing-masing. Hingga kini ada dua suku besar yang dikenal dengan kecantikan para gadisnya, namun sebagai maharnya hanya sedikit lelaki yang mampu untuk meminangnya. Sangat mahal hingga tak jarang anak-anak mereka masih memiliki status perawan di usianya yang sudah tua. Mereka adalah suku bangsawan, suku darah biru yang di hormati
Share:

RINDU


Berdenging di dinding-dinding telinga
Memantul nyaring namamu disana
tiap menit hingga berpekan
membuatnya tak luput dari ingatan

Entah kapan hari itu kan tiba
Engkau menemani pagiku dan menghangatkan
dengan pelukan kasih dan senyum yang menentramkan
membingkai sinar rembulan yang perlahan menghilang

Entah kapan hari itu kan tiba
Engkau menjadi yang kurindukan
Menjadi alasan bagiku untuk pulang
Melupakan pernak-pernik keindahan dunia luar

Entah kapan hari itu kan tiba
Bersama kita merawat buah hati
Karunia yang indah dari sang Ilahi
Amanah untuk dididik
Sebagai bekal di alam kubur nanti

Kuharap hari itu kan tiba
Meskipun entah dengan siapa
ku kan arungi samudera kehidupan
Dimulai dari mendayung sampan
Share:

MERANTAU

Rindu ingin pulang? pasti ada. Kami juga sama dengan kalian, ingin merasakan kehangatan kasih sayang dari keluarga. Meskipun hanya setahun atau dua tahun sekali akan ku sempatkan untuk bersua dengan mereka, Orang-orang yang kucinta yang bernama keluarga.

Di tanah orang kita susah untuk berkuasa. Untuk berkembang kita membutuhkan banyak kawan yang selalu mendukung dan sepemikiran. Maka dari itu membangun tali silaturrahim harus kita utamakan.

Lakukan pendekatan dimulai dari tingkat penguasa hingga kalangan jelata. Buat mereka tahu adanya kita, kita bisa berbuat apa, dan apa yang bisa kita lakukan untuk mereka. Sehingga dikit demi sedikit kita akan terbaur, tercelup kedalam kehidupan mereka.

Memang tak akan semua orang menyukai kita. Gila, jika kita berharap bahwa semua orang akan menyukai kita. Akan ada oposisi, rival, kompetitor dalam setiap usaha kita. Kumpulkan kawan, keluarga sebanyak mungkin agar kita tak mudah goyah dan menyerah.

Pegang erat teman akrab, yang senantiasa ada dan membantu kita. Bantulah apa yang dia butuhkan dengan segala yang kita punya. Melepas satu sahabat akan sangat berat terasa saat jauh dengan keluarga. Yap, karena mereka adalah keluarga kedua, tempat kita mengadu, mengeluh, dan bertumpu.
Share:

JAGALAH LISAN


Menetes
Merasuk Kedalam hati
Mengoyak bagaikan akar berdiru
Serasa ingin mati

Booooommm...
peka telinga ini
Menerobos menyeruak
Hingga mengalirkan darah

Sedikit kata pahit yang kau lontarkan
Mungkin...
terlontar tanpa ada kesengajaan
Mengoyak melebur dalam perasaan

Sebatas kata maaf
tak mungkin rubah keadaan
Ibarat gelas kaca yang pecah
Tak mungkin sama ketika kembali direkatkan

Jagalah lisan
Tajamnya mengalahkan pedang
Dapat menyebabkan rasa yang amat sakit
hanya dengan sedikit goresan
Share:

EGO

Sifat ini kerap dimiliki anak-anak muda. Terlihat sepele memang, namun efeknya bisa sangat besar. Bisa menghancurkan persahabatan bahkan hubungan kekeluargaan.

Sifat ini transfaran bagi orang yang memilikinya, terkadang kita sendiri bahkan tak menyadarinya. Tak memikirikan orang lain, berbuat hanya yang menurut kita baik. Hingga tiba-tiba ada seseorang yang meninggalkan kita, disitulah kita baru tersadar.

Bahkan disaat kita menyadarinyapun kita belum tentu mengakuinya. Tak mau mengintrospeksi diri tetap menganggap diri yang paling benar. Timbullah rasa gengsi untuk mengakui kesalahan sendiri.

Kita harus membangun kerendahan hati, tidak semua yang kita pikirkan itu benar. Mintalah pendapat teman, kawan, dan keluarga, mereka akan memiliki pandangan yang berbeda tentang segala sesuatu yang kita pikirkan.

Jangan andalkan diri sendiri, tetap bersatu dengan membandingkan argumen. lebih banyak argumen akan lebih banyak ide yang bisa kita lakukan. Dan kita juga harus menerima pendapat dari yang lain, menghargainya, tidak menolak begitu saja. mengambil ide yang lebih bagus dengan cara bermusyawarah.
Share:

SALAHKAH AKU MENCINTAIMU


Cinta adalah Anugerah yang diberikan oleh Allah oleh setiap insan
Aku seorang wanita biasa yang yang mencintaimu dengan segala kekuranganku
Aku wanita yang memiliki perasaan, perasaan cinta padamu
Serta rasa harap untuk mendapat kasih sayangmu sehingga aku semakin mencintaimu

Mungkin aku salah karena mencintaimu
Tapi jangan salahkan aku karena kaulah yang membuatku jatuh cinta
Ketika bibir berucap untuk meninggalkanmu
Sungguh hati ini tak pernah merelakannya

Hati tidak mungkin salah dalam memilih,
Dan cinta tak harus dikenali, Cukup hati yang merasakan
Memang tak terlihat tapi dapat dirasakan betapa aku mencintaimu
Aku tahu, hidupku bukan tentangmu saja

Apakah aku bisa hidup tanpamu
Sudah terlanjur aku mencintaimu
Apakah aku jatuh cinta pada orang yang salah
Hati ini ingin senantiasa bersamamu siapkah engkau?

hati ini dipenuhi dengan tanda tanya
dan rasa harap untuk menjadi orang yang kau cinta dan kau rindukan
Aku rindu dengan kenyamanan yang kau berikan
Membuatku krasan dengan pahitnya kehidupan

Aku memiliki dua mata yang ingin selalu menatapmu
Dua tangan yang ingin selalu mendekapmu
Dan satu hati yang saat ini masih menantimu

Aku akan pergi jika kau menginginkannya
Tapi genggamlah tanganku jika aku adalah pilihanmu
Dan jangan lagi ada kata aku dan kamu tetapi kita
Share:

Categories

About Me

About Me
Seorang Pemuda yang ingin bermanfaat untuk banyak orang. Mengisi blog dengan kicauan curhat yang sedikit diselipi dengan dakwah. . , click here →

Find Me On: